cursor

PropellerAds

Tuesday, 9 May 2017

Pemrograman Mikro

Pemrograman mikro adalah proses penerjemahan dan eksekusi dari setiap instruksi prosesor menjadi urutan instruksi yang lebih kecil mikro. Ini untuk mengatakan bahwa mikro-program adalah proses penulisan kode mikro untuk prosesor-mikro. Ini mendefinisikan fungsi prosesor-mikro sambil mengeksekusi instruksi mesin-bahasa. Juga dikenal sebagai mikro-coding, konsep pemrograman mikro pertama kali dikembangkan pada tahun 1951 oleh Maurice Wilkes. Ini adalah teknik yang digunakan dalam menerapkan sebuah Unit Kontrol. Micro-kode atau mikro-program dikembangkan sebagai instruksi set CPU. Dengan demikian, insinyur desain CPU menulis mikro-program untuk mengimplementasikan set instruksi mesin. Dalam proses pengembangan produk perangkat lunak, ini-kode mikro dapat ditulis atau diubah beberapa kali bahkan selama tahap desain nanti. fleksibilitas seperti di affords mikro-program besar kebebasan untuk merancang insinyur untuk mengubah dan / atau datang dengan set instruksi yang lebih kompleks dan dengan demikian sebagian besar memfasilitasi desain CPU fleksibel. Pada beberapa komputer, mikro-kode yang disimpan dalam ROM dan karenanya tidak dapat dimodifikasi. Tapi di komputer yang lebih besar, mereka disimpan dalam EPROM dan, dengan demikian, dapat digantikan dengan versi segar atau yang lebih baru. Konsep pemrograman mikro juga digunakan dalam pengembangan perangkat lunak online. perkembangan pesat dalam teknologi komputer dalam beberapa tahun terakhir telah membuat konsep pemrograman mikro tampak agak berlebihan. Program menjadi lebih kompleks dan ini memiliki dampak langsung pada kinerja perangkat lunak dan pembangunan. Interpreter dan compiler telah membuat kode tingkat rendah dari perintah tingkat tinggi. Kemajuan tersebut telah digantikan keunggulan microprogramming. Ada telah skema desain CPU yang tidak menggunakan pemrograman mikro seperti TTA Prosesor, Superscaler Prosesor, Prosesor RISC, dan Prosesor RISC. Pemrograman mikro menawarkan suatu pendekatan yang lebih terstruktur untuk merancang unit kendali logika (CLU) dibandingkan dengan kendali hard-wired. Rancangan pemrograman mikro relatif mudah diubah-ubah dan dibetulkan,menawarkan kemampuan diagnostik yang lebih baik dan lebih dapat diandalkan daripada rancangan hard-wired. Karena waktu akses memori kendali ROM menentukan kecepatan operasi CLU maka kendali microprogrammed mungkin menghasilkan CLU yang lebih lambat dibandingkan dengan kendali hard-wired.Alasannya adalah bahwa waktu yang diperlukan untuk menjalankan suatu instruksi-mikro juga harus mencakup waktu akses ROM. Sebaliknya, suatu keterlambatan dalam CLU hard-wired hanya mungkin disebabkan oleh keterlambatan waktu penyebaran melalui perangkat keras, yang relatif sangat kecil. Bagaimanapun juga, ilmu ekonomi kelihatannya lebih menyukai kendali hard-wired hanya jika sistem itu tidak terlalu kompleks dan hanya memerlukan beberapa operasi kendali.
Ø  Konsep Pipeline/Pipelining
Dalam komputer, pipeline adalah satu set dari elemen pemrosesan data dihubungkan secara seri, sehingga hasil keluaran dari satu elemen adalah masukkan bagi elemen berikutnya. Elemen - elemen dari sebuah pipeline sering dijalankan secara paralel. Contoh pipeline dalam komputer adalah:
·         Pipeline instruksi. Biasanya digunakan di unit pemroses sentral agar istruksi - instruksi dapat dijalankan dalam satu waktu dalam satu sirkuit digital. Biasanya sirkuitnya dibagi dalam beberapa tahap, termasuk decode instruksi, aritmatika dan tahap - tahap penjemputan data dari register, dimana setiap tahap melakukan satu instruksi dalam satu waktu.
·         Pipeline grafis, sering ditemukan dalam sebagian besar unit pemrosesan grafis, yang terdiri dari berbagai unit aritmatik atau unit pemroses sentral lengkap, yang menerapkan berbagai macam tahap dari operasi render yang umum (seperti proyeksi perspektif, kalkulasi warna dan pencahayaan, primitif gambar, dan sebagainya).
·         Pipeline perangkat lunak. Dimana keluaran dari suatu program langsung dipakai oleh program lain sebagai masukkan sehingga dapat langsung diproses.
Konsep Pipeline adalah konsep alami di kehidupan sehari-hari. Umpamakan sebuah perakitan mobil, asumsikan beberapa langkah di jalur perakitan adalah untuk memasang mesin, memasang kap, dan memasang roda (dalam urutan tersebut, dengan berbagai macam kemungkinan langkah - langkah lain di antara langkah - langkah tersebut). Sebuah mobil di jalur perakitan hanya satu dari tiga langkah diatas dapat selesai dalam suatu waktu. Setelah sebuah mobil telah terpasang mesinnya, mobil tersebut pindah ke pemasangan kap, dan mobil kedua sedang dalam tahap pemasangan mesin. Setelah mobil pertama selesai memasang kap, mobil kedua dalam tahap pemasangan kap, mobil pertama dalam tahap pemasangan roda, dan mobil ketiga yang baru masuk dalam tahap pemasangan mesin. Dan begitu seterusnya. Jika seumpama pemasangan mesin butuh 20 menit, pemasangan kap butuh 5 menit dan pemasangan roda butuh 10 menit, maka menyelesaikan ketiga mobil tersebut jika satu mobil dirakit dalam satu waktu akan membutuhkan waktu 105 menit. Sedangkan jika menggunakan jalur perakitan seperti yang disebutkan diatas, waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan ketiganya hanya 75 menit. 
pemrosesan paralel Pemrosesan paralel (parallel processing) adalah penggunakan lebih dari satu CPU untuk menjalankan sebuah program secara simultan. Idealnya, parallel processing membuat program berjalan lebih cepat karena semakin banyak CPU yang digunakan. Tetapi dalam praktek, seringkali sulit membagi program sehingga dapat dieksekusi oleh CPU yang berbea-beda tanpa berkaitan di antaranya. Komputasi paralel adalah salah satu teknik melakukan komputasi secara bersamaan dengan memanfaatkan beberapa komputer secara bersamaan. Biasanyadiperlukan saat kapasitas yang diperlukan sangat besar, baik karena harus mengolah data dalam jumlah besar ataupun karena tuntutan proses komputasi yang banyak. Untuk melakukan aneka jenis komputasi paralel ini diperlukan infrastruktur mesin paralel yang terdiri dari banyak komputer yang dihubungkan dengan jaringan dan mampu bekerja secara paralel untuk menyelesaikan satu masalah. Untuk itu diperlukan aneka perangkat lunak pendukung yang biasa disebut sebagai middleware yang berperan untuk mengatur distribusi pekerjaan antar node dalam satu mesin paralel. Selanjutnya pemakai harus membuat pemrograman paralel untuk merealisasikan komputasi.
Pemrograman paralel adalah teknik pemrograman komputer yang memungkinkan eksekusi perintah/operasi secara bersamaan baik dalam komputer dengan satu (prosesor tunggal) ataupun banyak (prosesor ganda dengan mesin paralel) CPU. Tujuan utama dari pemrograman paralel adalah untuk meningkatkan performa komputasi. Semakin banyak hal yang bisa dilakukan secara bersamaan (dalam waktu yang sama), semakin banyak pekerjaan yang bisa diselesaikan. Komputasi paralel membutuhkan:
Ø  Algoritma
Ø  bahasa pemrograman
Ø  compiler
Sebagian besar komputer hanya mempunyai satu CPU, namun ada yang mempunyai lebih dari satu. Bahkan juga ada komputer dengan ribuan CPU. Komputer dengan satu CPU dapat melakukan parallel processing dengan menghubungkannya dengan komputer lain pada jaringan. Namun, parallel processing ini memerlukan software canggih yang disebut distributed processing software. Parallel processing berbeda dengan multitasking, yaitu satu CPU mengeksekusi beberapa program sekaligus. Parallel processing disebut juga parallel computing. Ø  Klasifikasi arsitektur Komputer Parallel Sesuai taksonomi Flynn, seorang Designer Processor, Organisasi Prosesor dibagi menjadi 4 :
Ø  SISD (Single Instruction Single Data Stream) Arus Instruksi Tunggal dan Data Tunggal.
Ø  SIMD (Single Instruction Multiple Data Stream) Arus Instruksi Tunggal dan Multiple Data.
Ø  MISD (Multiple Instruction Single Data Stream) Arus Multiple Instruksi dan Data Tunggal.
Ø  MIMD (Multiple Instruction Multiple Data Stream) Arus Multiple Instruksi dan Multiple Data
1.             Organisasi Prosesor SISD
Ø  Prosesor tunggal
Ø  Aliran instruksi tunggal
Ø  Data disimpan dalam memori tunggal
Ø  Uni-processor 
Keterangan:
CU : Control Unit
IS : Instruction Stream (Arus Instruksi)
PU : Processing Unit (Unit Pengolah yang biasa disebut ALU)
DS : Data Stream (Arus Data)
MU : Memory Unit (Unit Memori)
2.             Single Instruction, Multiple Data Stream – SIMD
Ø   Single machine instruction
Ø   Mengontrol eksekusi secara simulta
Ø   sejumlah elemen-elemen pengolahan
Ø   Berdasarkan Lock-step
Ø   Setiap pengolahan elemen memiliki hubungan dengan memori data
Ø   Setiap instruksi dieksekusi pada kumpulan data yang berbeda oleh prosesor yang berbeda
Ø   Prosesor Vector and array
3.             Multiple Instruction, Single Data Stream – MISD
Ø   Rangkaian dari data
Ø   Dikirimkan ke kumpulan prosesor
Ø   Setiap prosesor mengeksekusi urutan instruksi yang berbeda
Ø   Belum pernah diimplementasikan (komesial)
4.             Multiple Instruction, Multiple Data Stream- MIMD
Ø   Kumpulan/sejumlah prosesor
Ø   Mengeksekusi secara simultan urutan instruksi yang berbeda
Ø   Kumpulan data yang berbeda
Ø   SMP, Cluster and sistem NUMA
Sumber :

Monday, 24 April 2017

Pengertian, Fungsi, dan Jenis-Jenis BIOS

Pengertian, Fungsi, dan Jenis-Jenis BIOS

Pengertian, Fungsi, dan Jenis-Jenis BIOS| Tahukah anda BIOS ?.. Kali ini kita akan mengulas pengeritan, fungsi, dan jenis-jenis BIOS pada Komputer. Secara umum, Pengertian BIOS adalah komponen komputer yang berupa software (perangkat lunak) yang mengontrol sejumlah hardware komputer. BIOS atau Basic Input Output System. Tugas utama BIOS adalah sebagai pengecekan dalam berjalannya sistem operasi terhadap sejumlah hardware.

Fungsi utama BIOS adalah mengontrol hardware (perangkat keras) komputer dengan memberikan instruksi atau perintah menginsialisasi dan identifikasi perangkat sistem yang disebut dengan POST (Power On Selft Test). Perangkat sistem yang diintruksikan yaitu RAM, CPU, Hardisk Drive, CD/DVD, VGA Card, Keyboard, dan Mouse serta Hardware pada saat booting. 
1.             Macam-Macam Fungsi BIOS -  Selain dari fungsi utama BIOS, terdapat juga fungsi-fungsi lain BIOS pada komputer. Fungsi BIOS yang lainnya adalah sebagai berikut... 
a.       Pengaturan media penyimpanan 
b.      Menunjang proses inisialisasi atau penyalaan computer
c.       Pengaturan proses booting
d.      Pengecekan sejumlah hardware
e.       Pengaturan Keyboard, USB, Mouse dan perangkat lainnya.

2.             Jenis - Jenis BIOS - BIOS terbagi atas 3 jenis yang paling banyak digunakan oleh komputer. Jenis-jenis BIOS adalah sebagai berikut...  
a.       AMI BIOS 


Pengertian AMI BIOS - AMI BIOS adalah BIOS yang berasal dan dikembangkan oleh Megatrend Amerika yang populer pada tahun 2002 sebagai fimrware komputer. Perusahaan AMI BIOS banyak diproduksi perusahaan yang memiliki motherboard dan perusahaan lain menjual motherboard.
Kode Beeb Peringatan/ Masalah AMI BIOS

1x : RAM mengalami masalah
2x : Sirkuit gagal mengecek keseimbangan DRAM Parity (sistem memori)
3x : Kegagalan memori pada 64 pertama
4x : Timer pada sistem gagal bekerja
5x : CPU Error atau motherboard tidak dapat menjalankan prosessor
6x : Controller pada keyboardtidak dapat berjalan dengan baik
7x : Vido Mode Error
8x : Tes Mmori VGA gagal
9x : Checksum error ROM BIOS bermasalah
10x : CMOS Shutdown resd/write mengalami masalah
11x : Chache memori error
1 beeb panjang dan 3 beeb pendek : Extended memori rusak
1 beeb panjang dan 8 beeb pendek : Tes tampilan gambar gagal
b.      AWARD BIOS

Pengertian AWARD BIOS - AWARD BIOD adalah BIOS yang memiliki built- in program yang dapat dimodifikasi dasar sistem konfigurasi oleh pemakainya. Informasi disimpan di CMOS RAM yang dapat menyimpan informasi setup, bahan ketika power dimatikan.  Cara menjalankannya : dengan menekan tombol DELETEketika anda menghidupnya atau reboot sistem untuk masuk ke awal program setup BIOS.

Kode Beeb Peringatan/ Masalah AWARD BIOS
1 beep panjang dan 2 beep pendek : Video error
1x beep panjang  : kesalahan RAM
1x panjang dan 2x beep pendek : VGA Rusak
1x panjang dan 3x beep pendek  : Keyboard rusak
Beep tak terputus : RAM atau Grafik tidak terpasan

c.       PHOENIX BIOS

Pengertian PHOENIX BIOS - PHOENIX BIOS adalah BIOS yang mengembangkan dan mendukung perangkat sistem lunak sistem inti yang paling banyak digunakan di Indoneia baik itu komputer pribadi dan perangkat komputer lainnya. Produk PHOENIX  biasa disebut dengan BIOS atau firmware yang memiliki keunggulan dalam dukungan dan mengaktifkan kompatibilitas, konektivitas, kemanan, pengelolaan berbagai komponen, dan teknologi yang digunakan dalam perangkat tersebut. 


Kode Beeb Peringatan/ Masalah PHOENIX BIOS
1x - 1x - 4x = BIOS rusak
1x - 2x - 1x = Motherboard rusak
1x - 3x - 1x = RAM mengalami kerusakan
3x - 1x - 1x = Motherboard rusak
3x - 3x - 4x = VGA mengalami kerusakan

d.      IBM BIOS 

Pengertian IBM BIOS - IBM BIOS adalah  sebuah perusahaan yang memproduksi perangkat keras dan perangkat lunak. IBM (Internasional Business Machines Corporation) yang berdiri 16 juni 1911 dan beroperasi sejak 1888 yang berpusat di Armonk, New York, Amerika Serikat. IBM BIOS meluncurkan tiga versi antara lain sebagai berikut.. 
24 April 1981, BIOS yang hanya memiliki memori fisik hingga 544 kb yang tidak dilengkapi fitur pemindahan blok memori UMA (Upper Memory Adress) untuk beberapa kartu ekspansi seperti adapter hardisk, video, dan lain-lainnya.
19 Oktober 1981, BIOS versi kedua yang sama dengan keluaran pertama, namun diunggulkan dengan ditambahi bugfix.
27 Oktober 1982, BIOS versi ketiga yang memiliki memori fisik 640 kb yang ditambah fitur pemindahan blok memori UMA (Upper Memory Adress). BIOS versi ketiga paling banyak digunakan.

Kode Beeb Peringatan/ Masalah IBM BIOS
Tidak ada Beep : Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang
1 Beep pendek : Normal POST dan PC dalam keadaan baik
Beep terus menerus : Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang
Beep pendek berulang-ulang : Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang
1 Beep panjang 1 Beep pendek : Masalah Motherboard
1 Beep panjang 2 Beep pendek : Masalah bagian VGA Card (mono)
1 Beep panjang 3 Beep pendek : Masalah bagian VGA Ccard (EGA).
3 Beep panjang : Keyboard error
1 Beep : blank monitor VGA card sirkuit
3.             Cara Mengakses BIOS - Cara mengakses BIOS adalah dengan menekan tombol delete atau F2 pada saat komputer di nyalakan. Kemudian akan terdapat tulisan seperti "Prees F2 to Enter Setup", maka tekan F2 secara berulang-ulang. 
4.         Keunggulan BIOS - BIOS memiliki keunggulan disaat troubleshooting pada kerusakan komputer antara lain sebagai berikut.. Masalah komputer yang mati total dapat diatasi dengan mereset BIOS computer Melihat spesifiaksi pada setiap perangkat komputer


Monday, 17 October 2016

PRAKTIKUM I PENGENALAN PEMROGRAMAN BAHASA C

A.      Tujuan Instruksional Khusus
1.       Menjelaskan sejarah dan ruang lingkup pemakaian bahasa C.
2.       Menjelaskan kelebihan dan kekurangan bahasa C.
3.       Menjelaskan proses kompilasi dan linking program C.
4.       Menjelaskan struktur penulisan bahasa C dan menjelaskan komponen-komponen program dalam contoh aplikasi sederhana.
5.       Mengenal pemrograman dengan bahasa C.
6.       Mampu membuat program sederhana dengan bahasa C.
B.      Dasar Teori
1.       Sejarah dan Ruang Lingkup C 
           C adalah bahasa yang standar, artinya suatu program yang ditulis dengan versi bahasa C tertentu akan dapat dikompilasi dengan versi bahasa C yang lain dengan sedikit
modifikasi.  Standar bahasa C yang asli adalah standar dari UNIX.  Sistem operasi, kompiler C dan seluruh program aplikasi UNIX yang esensial ditulis dalam bahasa C. Patokan dari standar UNIX ini diambilkan dari buku yang ditulis oleh Brian Kerninghan dan Dennis Ritchie berjudul "The C Programming Language", diterbitkan oleh Prentice-Hall tahun 1978.  Deskripsi C dari Kerninghan dan Ritchie ini kemudian dikenal secara umum sebagai "K&R C". Kepopuleran bahasa C membuat versi-versi dari bahasa ini banyak dibuat untuk komputer mikro.  Untuk membuat versi-versi tersebut menjadi standar, ANSI (American National Standards Institute) membentuk suatu komite (ANSI committee X3J11) pada tahun 1983 yang kemudian menetapkan standar ANSI untuk bahasa C.  Standar ANSI ini didasarkan kepada standar UNIX yang diperluas.  Standar ANSI menetapkan sebanyak 32 buah kata-kata kunci (keywords)  standar.  Versi-versi bahasa C yang menyediakan paling tidak 32 kata-kata kunci ini dengan sintaks yang sesuai dengan yang ditentukan oleh standar, maka dapat dikatakan mengikuti standar ANSI.  Buku ajar ini didasarkan pada bahasa C dari standar ANSI.
2.       Proses Kompilasi dan Linking Program C
Agar suatu program dalam bahasa pemrograman dapat dimengerti oleh komputer, program haruslah diterjemahkan dahulu ke dalam kode mesin. Adapun penerjemah yang digunakan bisa berupa interpreter atau kompiler. Interpreter adalah suatu jenis penerjemah yang menerjemahkan baris per baris intsruksi untuk setiap saat. Keuntungan pemakaian interpreter, penyusunan program relatif lebih cepat dan bisa langsung diuji sekalipun masih ada beberapa kesalahan secara kaidah dalam program. Sedangkan kelemahannya, kecepatannya menjadi lambat sebab sebelum suatu instruksi dijalankan selalu harus diterjemahkan terlebih dahulu. Selain itu, saat program dieksekusi, interpreter juga harus berada dalam memori. Jadi memori selalu digunakan baik untuk program maupun interpreter.  Di samping itu, program sumber (source program) yaitu program aslinya tidak dapat dirahasiakan (orang lain selalu bisa melihatnya). Kebanyakan versi C yang beredar  di pasaran menggunakan penerjemah berupa kompiler. Kompiler merupakan jenis penerjemah yang lain, dengan cara kerjanya yaitu menerjemahkan seluruh instruksi dalam program sekaligus. Proses pengkompilasian ini cukup dilakukan sekali saja. Selanjutnya hasil penerjemahan (setelah melalui tahapan yang lain) bisa dijalankan secara langsung, tanpa tergantung lagi oleh program sumber maupun kompilernya. Keuntungannya, proses eksekusi dapat berjalan dengan cepat, sebab tak ada lagi proses penerjemahan. Di samping itu, program sumber bisa dirahasiakan, sebab yang dieksekusi adalah program yang sudah dalam bentuk kode mesin. Sedangkan kelemahannya, proses pembuatan dan pengujian membutuhkan waktu relatif lebih lama, sebab ada waktu untuk mengkompilasi (menerjemahkan) dan ada pula waktu melakukan proses linking. Perlu pula diketahui, program akan berhasil dikompilasi hanya jika program tak mengandung kesalahan secara kaidah sama sekali. Proses dari bentuk program sumber C (source program, yaitu program yang ditulis dalam bahasa C) hingga menjadi program yang executable (dapat dieksekusi secara langsung) ditunjukkan pada Gambar 1.1 di bawah ini.
         
Gambar 1.1 Proses Kompilasi-Linking dari program C
Keterangan Gambar : 
Pertama-tama program C ditulis dengan menggunakan editor.  Program ini disimpan dalam file yang disebut file program sumber (dengan ciri utama memiliki ekstensi .c).  File include (umumnya memiliki ekstensi .h, misalnya stdio.h, atau biasa disebut dengan file judul (header file)) berisi kode yang akan dilibatkan dalam program C (Pada program tertentu bisa saja tidak melibatkan file include).  Berikutnya, kode dalam file program sumber maupun kode pada file include akan dikompilasi oleh kompiler menjadi kode obyek.  Kode obyek ini disimpan pada file yang biasanya berekstensi .obj, atau .o (bergantung kepada lingkungan/environment sistem operasi yang dipakai). Kode obyek berbentuk kode mesin, oleh karena itu tidak dapat dibaca oleh pemrogram. Akan tetapi kode ini sendiri juga belum bisa dipahami komputer.  Supaya bisa dimengerti oleh komputer, maka kode obyek bersama-sama dengan kode obyek yang lain (kalau ada) dan isi file pustaka (library file, yaitu file yang berisi rutin untuk melaksanakan tugas tertentu. File ini disediakan oleh pembuat kompiler, biasanya memiliki ekstensi .lib) perlu dikaitkan (linking) dengan menggunakan linker, membentuk sebuah program yang executable (program yang dapat dijalankan/dieksekusi secara langsung dalam lingkungan sistem operasi). Program hasil linker ini disimpan dalam file yang disebut file executable, yang biasanya berekstensi .exe. 
3.       Struktur Penulisan Program C
Untuk dapat memahami bagaimana suatu program ditulis, maka struktur dari program harus dimengerti terlebih dahulu.  Tiap bahasa komputer mempunyai struktur program yang berbeda.  Struktur program memberikan gambaran secara luas, bagaimana bentuk program secara umum. Program C pada hakekatnya tersusun atas sejumlah blok fungsi. Sebuah program minimal mengandung sebuah fungsi. Fungsi pertama yang harus ada dalam program C dan sudah ditentukan namanya adalah main().  Setiap fungsi terdiri atas satu atau beberapa pernyataan, yang secara keseluruhan dimaksudkan untuk melaksanakan tugas khusus. Bagian pernyataan fungsi (sering disebut tubuh fungsi) diawali dengan tanda kurung kurawal buka ({) dan diakhiri dengan tanda kurung kurawal tutup (}). Di antara kurung kurawal itu dapat dituliskan statemen-statemen program C.  Namun pada kenyataannya, suatu fungsi bisa saja tidak mengandung pernyataan sama sekali. Walaupun fungsi tidak memiliki pernyataan, kurung kurawal haruslah tetap ada. Sebab kurung kurawal mengisyaratkan awal dan akhir definisi fungsi.  Berikut ini adalah struktur dari program C :

Bahasa C dikatakan sebagai bahasa pemrograman terstruktur karena strukturnya menggunakan fungsi-fungsi sebagai program-program bagiannya (subroutine).  Fungsi-fungsi yang ada selain fungsi utama (main()) merupakan program-program bagian.  Fungsi-fungsi ini dapat ditulis setelah fungsi utama atau diletakkan di file pustaka (library).   Jika fungsi-fungsi diletakkan di file pustaka dan akan dipakai di suatu program, maka nama file judulnya (header file)harus dilibatkan dalam program yang menggunakannya dengan preprocessor directive berupa #include.

4.       Pengenalan Fungsi-Fungsi Dasar
a.       Fungsi main()
Pada program C, main() merupakan fungsi yang istimewa. Fungsi main() harus ada pada program, sebab fungsi inilah yang menjadi titik awal dan titik akhir eksekusi program. Tanda { di awal fungsi menyatakan awal tubuh fungsi dan sekaligus awal eksekusi program, sedangkan tanda } di akhir fungsi merupakan akhir tubuh fungsi dan sekaligus adalah akhir eksekusi program. Jika program terdiri atas lebih dari satu fungsi, fungsi main() biasa ditempatkan pada posisi yang paling atas dalam pendefinisian fungsi. Hal ini hanya merupakan kebiasaan. Tujuannya untuk memudahkan pencarian terhadap program utama bagi pemrogram. Jadi bukanlah merupakan suatu keharusan.
b.       Fungsi printf().
Fungsi printf() merupakan fungsi yang umum dipakai untuk menampilkan suatu keluaran pada layar peraga. Untuk menampilkan tulisan
Selamat belajar bahasa C
misalnya, pernyataan yang diperlukan berupa:
printf(“Selamat belajar bahasa C”);
Pernyataan di atas berupa pemanggilan fungsi printf() dengan argumen atau parameter berupa string. Dalam C suatu konstanta string ditulis dengan diawali dan diakhiri tanda petik-ganda (“). Perlu juga diketahui pernyataan dalam C selalu diakhiri dengan tanda titik koma (;). Tanda titik koma dipakai sebagai tanda pemberhentian sebuah pernyataan dan bukanlah sebagai pemisah antara dua pernyataan. Tanda \ pada string yang dilewatkan sebagai argumen printf() mempunyai makna yang khusus. Tanda ini bisa digunakan untuk menyatakan karakter khusus seperti karakter baris-baru ataupun karakter backslash (miring kiri). Jadi karakter seperti \n sebenarnya menyatakan sebuah karakter. Contoh karakter yang ditulis dengan diawali tanda \ adalah:
   \”         menyatakan karakter petik-ganda
   \\          menyatakan karakter backslash
   \t          menyatakan karakter tab
Dalam bentuk yang lebih umum, format printf()
printf(“string kontrol”, daftar argumen);
dengan string kontrol dapat berupa  satu atau sejumlah karakter yang akan ditampilkan ataupun berupa penentu format yang akan mengatur penampilan dari argumen yang terletak pada daftar argumen. Mengenai penentu format di antaranya berupa:
%d         untuk menampilkan bilangan bulat (integer)
%f          untuk menampilkan bilangan titik-mengambang (pecahan)
%c          untuk menampilkan sebuah karakter
%s          untuk menampilkan sebuah string
Contoh:
#include <stdio.h>
void main( )
{
     printf(“No    : %d\n”, 10);
     printf(“Nama  : %s\n”, “Ali”);
     printf(“Nilai : %f\n”,80.5);
     printf(“Huruf : %c\n”,‘A’);
}
1.      Pengenalan Praprosesor #include
#include merupakan salah satu jenis pengarah praprosesor (preprocessor directive). Pengarah praprosesor ini dipakai untuk membaca file yang di antaranya berisi deklarasi fungsi dan definisi konstanta. Beberapa file judul disediakan dalam C. File-file ini mempunyai ciri yaitu namanya diakhiri dengan ekstensi .h. Misalnya pada program #include <stdio.h> menyatakan pada kompiler agar membaca file bernama stdio.h saat pelaksanaan kompilasi.
Bentuk umum #include :

#include “namafile”

Bentuk pertama (#include <namafile>) mengisyaratkan bahwa pencarian file dilakukan pada direktori khusus, yaitu direktori file include. Sedangkan bentuk kedua (#include “namafile”)menyatakan bahwa pencarian file dilakukan pertama kali pada direktori aktif tempat program sumber dan seandainya tidak ditemukan pencarian akan dilanjutkan pada direktori lainnya yang sesuai dengan perintah pada sistem operasi.
            Kebanyakan program melibatkan file stdio.h (file-judul I/O standard, yang disediakan dalam C). Program yang melibatkan file ini yaitu program yang menggunakan pustaka I/O (input-output) standar seperti printf().
2.      Komentar dalam Program
            Untuk keperluan dokumentasi dengan maksud agar program mudah dipahami di suatu saat lain, biasanya pada program disertakan komentar atau keterangan mengenai program.Dalam C, suatu komentar ditulis dengan diawali dengan tanda /* dan diakhiri dengan tanda */.
 Contoh :
              /* Tanda ini adalah komentar */

              #include <stdio.h>
             
  main()
  {
  printf(“Coba\n”);                           /* Ini adl program pertama */
  }
C.  Daftar Alat dan Bahan.
1.      CPU
2.      Monitor
3.      Keyboard
4.      Mouse
5.      Printer
6.      Job Sheet Praktikum

D. Langkah Kerja.
1.      Hidupkan Komputer sampai menyala dan mengeluarkan layar Windows.
2.      Pilih Start pada ujung kiri bawah monitor.
3.      Pilih Program.
4.      Pilih Program Turbo C atau TC for windows.
5.      Jika Layar Turbo C sudah keluar, Pilih File.
6.       Pilih News untuk membuka Program baru, atau open untuk membuka file program yang sudah dibuat sebelumnya.
7.      Ketik Program sesuai dengan di data program.
8.      Setelah selesai pengetikan, pilih file dan save as program tersebut dengan nama file sesuai keinginan praktikan.
9.      compile program tersebut untuk melihat kebenaran pengetikan program dan untuk mengubah file dengan extension .cpp menjadi file .hex, .bin dan. .obj.
10.  Setelah sukses dicompile maka pilih run untuk menjalankan program tersebut.
11.  Lihat hasilnya dimonitor dan catat, kemudian analisa hasil percobaan tersebut.
12.  Lakukan praktikum untuk file program berikutnya dengan cara yang sama.

E. Data Program
1.   Buatlah program yang akan menampilkan tulisan dilayar monitor :
      “ Selamat datang di Praktikum Dasar Komputer
              Laboratorium Komputer Teknik Elektro
                     Politeknik Negeri Lhokseumawe “
      Contoh :               
               #include <stdio.h>
               void main()
               {
printf(“Selamat datang di Praktikum Dasar Komputer\n”);
printf(“    Laboratorium Komputer Teknik Elektro\n”);
printf(”       Politeknik Negeri Lhokseumawe \n”);
}
2. Buatlah program dengan menggunakan tipe bilangan real presisi tunggal seperti berikut.
      Contoh
               #include<stdio.h>
               void main()
               {
               int jumlah;
               float harga_per_unit, harga_total;
               jumlah = 10;
               harga_per_unit = 17.5;
               harga_total = jumlah * harga_per_unit;
               printf(“Harga total = %f\n”, harga_total);
               }
           
3. Mencetak kalimat dalam beberapa baris.
#include <stdio.h>
void main()
{
printf("Pemrograman adalah sesuatu yg menyenangkan\n");
printf("Pemrograman bahasa C adalah lebih menyenangkan\n");
printf("Testing....\n..1\n...2\n....3\n");
}

4. Menghitung penjumlahan dan mencetak hasilnya
#include <stdio.h>
void main()
{
int jumlah;
jumlah = 1024 + 4096;
printf("Jumlah dari 1024 dengan 4096 adalah %d\n", jumlah);
}

5. Mengisi nilai variabel int, penjumlahan isi variabel dan mencetak hasilnya
#include <stdio.h>
void main()
{
int nilai1, nilai2, jumlah;
nilai1 = 1024;
nilai2 = 4096;
jumlah = nilai1 + nilai2;
printf("Jumlah dari %d dengan %d adalah %d\n", nilai1, nilai2, jumlah);
}

6. Mengisi variabel float, mengalikan isi variabel dan mencetak hasilnya
#include <stdio.h>

void main()
{
        float harga, total;
        int jumlah;

        harga = 132.055f;
        jumlah = 50;
        total = harga * jumlah;

        printf("Harga total = %f\n", total);
}

7. Menentukan hasil cetakan dengan lebar medan (field) yang tepat versi 1
#include <stdio.h>

void main()
{
        float bil = 2.5f, nomor = 33.567f;

        printf("Bilangan = %f\n", bil);
        printf("Nomor    = %f\n", nomor);
}

F.  Soal

1. Buatlah program untuk menampilkan tulisan di bawah ini :
PEMROGRAMAN BAHASA C
PRODI TEKNIK ELEKTRONIKA
JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
POLITEKNIK NEGERI LHOKSEUMAWE
DIPROGRAM OLEH : NAMAMU

2. Carilah kesalahan dalam program di bawah ini :
main ()
{
       INT jumlah;
      
       /* PERHITUNGAN HASIL
       jumlah = 25 + 37 - 19;

/* TAMPILKAN HASIL
       printf("Berapa hasil perhitungan 25 + 37 - 19 ?\n);
       printf("Jawabannya adalah %d\n" jumlah); 
}

3. Berapakah nilai jawaban yang ditampilkan oleh program di bawah ini :
#include <stdio.h>

void main()
{
        int jawab, hasil;

        jawab = 100;
        hasil = jawab - 10;

        printf("Jawabannya adalah %d\n", hasil + 6);
}


4. Buatlah program yang menampilkan tulisan :
      “Nama Saya       : nama praktikan
        NIM                 : NIM praktikum “
Dengan perintah printf terstruktur %s, dengan nama dan nim merupakan input dari user.
               (panduan : ingat program printf dan scanf)
               #include <stdio.h>
               void main ()
               {………
                …….
               }

5. Buatlah program yang menampilkan karakter yang merupakan masukan dari keyboard.
      (panduan :ingatlah useran printf )
               #include <stdio.h>
               #include<conio.h>
               main ();
               {
               char karakter;
               printf(“…
               karakter = getch();
               printf(“…,karakter);
               }