cursor

PropellerAds

Monday, 24 April 2017

Pengertian, Fungsi, dan Jenis-Jenis BIOS

Pengertian, Fungsi, dan Jenis-Jenis BIOS

Pengertian, Fungsi, dan Jenis-Jenis BIOS| Tahukah anda BIOS ?.. Kali ini kita akan mengulas pengeritan, fungsi, dan jenis-jenis BIOS pada Komputer. Secara umum, Pengertian BIOS adalah komponen komputer yang berupa software (perangkat lunak) yang mengontrol sejumlah hardware komputer. BIOS atau Basic Input Output System. Tugas utama BIOS adalah sebagai pengecekan dalam berjalannya sistem operasi terhadap sejumlah hardware.

Fungsi utama BIOS adalah mengontrol hardware (perangkat keras) komputer dengan memberikan instruksi atau perintah menginsialisasi dan identifikasi perangkat sistem yang disebut dengan POST (Power On Selft Test). Perangkat sistem yang diintruksikan yaitu RAM, CPU, Hardisk Drive, CD/DVD, VGA Card, Keyboard, dan Mouse serta Hardware pada saat booting. 
1.             Macam-Macam Fungsi BIOS -  Selain dari fungsi utama BIOS, terdapat juga fungsi-fungsi lain BIOS pada komputer. Fungsi BIOS yang lainnya adalah sebagai berikut... 
a.       Pengaturan media penyimpanan 
b.      Menunjang proses inisialisasi atau penyalaan computer
c.       Pengaturan proses booting
d.      Pengecekan sejumlah hardware
e.       Pengaturan Keyboard, USB, Mouse dan perangkat lainnya.

2.             Jenis - Jenis BIOS - BIOS terbagi atas 3 jenis yang paling banyak digunakan oleh komputer. Jenis-jenis BIOS adalah sebagai berikut...  
a.       AMI BIOS 


Pengertian AMI BIOS - AMI BIOS adalah BIOS yang berasal dan dikembangkan oleh Megatrend Amerika yang populer pada tahun 2002 sebagai fimrware komputer. Perusahaan AMI BIOS banyak diproduksi perusahaan yang memiliki motherboard dan perusahaan lain menjual motherboard.
Kode Beeb Peringatan/ Masalah AMI BIOS

1x : RAM mengalami masalah
2x : Sirkuit gagal mengecek keseimbangan DRAM Parity (sistem memori)
3x : Kegagalan memori pada 64 pertama
4x : Timer pada sistem gagal bekerja
5x : CPU Error atau motherboard tidak dapat menjalankan prosessor
6x : Controller pada keyboardtidak dapat berjalan dengan baik
7x : Vido Mode Error
8x : Tes Mmori VGA gagal
9x : Checksum error ROM BIOS bermasalah
10x : CMOS Shutdown resd/write mengalami masalah
11x : Chache memori error
1 beeb panjang dan 3 beeb pendek : Extended memori rusak
1 beeb panjang dan 8 beeb pendek : Tes tampilan gambar gagal
b.      AWARD BIOS

Pengertian AWARD BIOS - AWARD BIOD adalah BIOS yang memiliki built- in program yang dapat dimodifikasi dasar sistem konfigurasi oleh pemakainya. Informasi disimpan di CMOS RAM yang dapat menyimpan informasi setup, bahan ketika power dimatikan.  Cara menjalankannya : dengan menekan tombol DELETEketika anda menghidupnya atau reboot sistem untuk masuk ke awal program setup BIOS.

Kode Beeb Peringatan/ Masalah AWARD BIOS
1 beep panjang dan 2 beep pendek : Video error
1x beep panjang  : kesalahan RAM
1x panjang dan 2x beep pendek : VGA Rusak
1x panjang dan 3x beep pendek  : Keyboard rusak
Beep tak terputus : RAM atau Grafik tidak terpasan

c.       PHOENIX BIOS

Pengertian PHOENIX BIOS - PHOENIX BIOS adalah BIOS yang mengembangkan dan mendukung perangkat sistem lunak sistem inti yang paling banyak digunakan di Indoneia baik itu komputer pribadi dan perangkat komputer lainnya. Produk PHOENIX  biasa disebut dengan BIOS atau firmware yang memiliki keunggulan dalam dukungan dan mengaktifkan kompatibilitas, konektivitas, kemanan, pengelolaan berbagai komponen, dan teknologi yang digunakan dalam perangkat tersebut. 


Kode Beeb Peringatan/ Masalah PHOENIX BIOS
1x - 1x - 4x = BIOS rusak
1x - 2x - 1x = Motherboard rusak
1x - 3x - 1x = RAM mengalami kerusakan
3x - 1x - 1x = Motherboard rusak
3x - 3x - 4x = VGA mengalami kerusakan

d.      IBM BIOS 

Pengertian IBM BIOS - IBM BIOS adalah  sebuah perusahaan yang memproduksi perangkat keras dan perangkat lunak. IBM (Internasional Business Machines Corporation) yang berdiri 16 juni 1911 dan beroperasi sejak 1888 yang berpusat di Armonk, New York, Amerika Serikat. IBM BIOS meluncurkan tiga versi antara lain sebagai berikut.. 
24 April 1981, BIOS yang hanya memiliki memori fisik hingga 544 kb yang tidak dilengkapi fitur pemindahan blok memori UMA (Upper Memory Adress) untuk beberapa kartu ekspansi seperti adapter hardisk, video, dan lain-lainnya.
19 Oktober 1981, BIOS versi kedua yang sama dengan keluaran pertama, namun diunggulkan dengan ditambahi bugfix.
27 Oktober 1982, BIOS versi ketiga yang memiliki memori fisik 640 kb yang ditambah fitur pemindahan blok memori UMA (Upper Memory Adress). BIOS versi ketiga paling banyak digunakan.

Kode Beeb Peringatan/ Masalah IBM BIOS
Tidak ada Beep : Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang
1 Beep pendek : Normal POST dan PC dalam keadaan baik
Beep terus menerus : Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang
Beep pendek berulang-ulang : Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang
1 Beep panjang 1 Beep pendek : Masalah Motherboard
1 Beep panjang 2 Beep pendek : Masalah bagian VGA Card (mono)
1 Beep panjang 3 Beep pendek : Masalah bagian VGA Ccard (EGA).
3 Beep panjang : Keyboard error
1 Beep : blank monitor VGA card sirkuit
3.             Cara Mengakses BIOS - Cara mengakses BIOS adalah dengan menekan tombol delete atau F2 pada saat komputer di nyalakan. Kemudian akan terdapat tulisan seperti "Prees F2 to Enter Setup", maka tekan F2 secara berulang-ulang. 
4.         Keunggulan BIOS - BIOS memiliki keunggulan disaat troubleshooting pada kerusakan komputer antara lain sebagai berikut.. Masalah komputer yang mati total dapat diatasi dengan mereset BIOS computer Melihat spesifiaksi pada setiap perangkat komputer


Monday, 17 October 2016

PRAKTIKUM I PENGENALAN PEMROGRAMAN BAHASA C

A.      Tujuan Instruksional Khusus
1.       Menjelaskan sejarah dan ruang lingkup pemakaian bahasa C.
2.       Menjelaskan kelebihan dan kekurangan bahasa C.
3.       Menjelaskan proses kompilasi dan linking program C.
4.       Menjelaskan struktur penulisan bahasa C dan menjelaskan komponen-komponen program dalam contoh aplikasi sederhana.
5.       Mengenal pemrograman dengan bahasa C.
6.       Mampu membuat program sederhana dengan bahasa C.
B.      Dasar Teori
1.       Sejarah dan Ruang Lingkup C 
           C adalah bahasa yang standar, artinya suatu program yang ditulis dengan versi bahasa C tertentu akan dapat dikompilasi dengan versi bahasa C yang lain dengan sedikit
modifikasi.  Standar bahasa C yang asli adalah standar dari UNIX.  Sistem operasi, kompiler C dan seluruh program aplikasi UNIX yang esensial ditulis dalam bahasa C. Patokan dari standar UNIX ini diambilkan dari buku yang ditulis oleh Brian Kerninghan dan Dennis Ritchie berjudul "The C Programming Language", diterbitkan oleh Prentice-Hall tahun 1978.  Deskripsi C dari Kerninghan dan Ritchie ini kemudian dikenal secara umum sebagai "K&R C". Kepopuleran bahasa C membuat versi-versi dari bahasa ini banyak dibuat untuk komputer mikro.  Untuk membuat versi-versi tersebut menjadi standar, ANSI (American National Standards Institute) membentuk suatu komite (ANSI committee X3J11) pada tahun 1983 yang kemudian menetapkan standar ANSI untuk bahasa C.  Standar ANSI ini didasarkan kepada standar UNIX yang diperluas.  Standar ANSI menetapkan sebanyak 32 buah kata-kata kunci (keywords)  standar.  Versi-versi bahasa C yang menyediakan paling tidak 32 kata-kata kunci ini dengan sintaks yang sesuai dengan yang ditentukan oleh standar, maka dapat dikatakan mengikuti standar ANSI.  Buku ajar ini didasarkan pada bahasa C dari standar ANSI.
2.       Proses Kompilasi dan Linking Program C
Agar suatu program dalam bahasa pemrograman dapat dimengerti oleh komputer, program haruslah diterjemahkan dahulu ke dalam kode mesin. Adapun penerjemah yang digunakan bisa berupa interpreter atau kompiler. Interpreter adalah suatu jenis penerjemah yang menerjemahkan baris per baris intsruksi untuk setiap saat. Keuntungan pemakaian interpreter, penyusunan program relatif lebih cepat dan bisa langsung diuji sekalipun masih ada beberapa kesalahan secara kaidah dalam program. Sedangkan kelemahannya, kecepatannya menjadi lambat sebab sebelum suatu instruksi dijalankan selalu harus diterjemahkan terlebih dahulu. Selain itu, saat program dieksekusi, interpreter juga harus berada dalam memori. Jadi memori selalu digunakan baik untuk program maupun interpreter.  Di samping itu, program sumber (source program) yaitu program aslinya tidak dapat dirahasiakan (orang lain selalu bisa melihatnya). Kebanyakan versi C yang beredar  di pasaran menggunakan penerjemah berupa kompiler. Kompiler merupakan jenis penerjemah yang lain, dengan cara kerjanya yaitu menerjemahkan seluruh instruksi dalam program sekaligus. Proses pengkompilasian ini cukup dilakukan sekali saja. Selanjutnya hasil penerjemahan (setelah melalui tahapan yang lain) bisa dijalankan secara langsung, tanpa tergantung lagi oleh program sumber maupun kompilernya. Keuntungannya, proses eksekusi dapat berjalan dengan cepat, sebab tak ada lagi proses penerjemahan. Di samping itu, program sumber bisa dirahasiakan, sebab yang dieksekusi adalah program yang sudah dalam bentuk kode mesin. Sedangkan kelemahannya, proses pembuatan dan pengujian membutuhkan waktu relatif lebih lama, sebab ada waktu untuk mengkompilasi (menerjemahkan) dan ada pula waktu melakukan proses linking. Perlu pula diketahui, program akan berhasil dikompilasi hanya jika program tak mengandung kesalahan secara kaidah sama sekali. Proses dari bentuk program sumber C (source program, yaitu program yang ditulis dalam bahasa C) hingga menjadi program yang executable (dapat dieksekusi secara langsung) ditunjukkan pada Gambar 1.1 di bawah ini.
         
Gambar 1.1 Proses Kompilasi-Linking dari program C
Keterangan Gambar : 
Pertama-tama program C ditulis dengan menggunakan editor.  Program ini disimpan dalam file yang disebut file program sumber (dengan ciri utama memiliki ekstensi .c).  File include (umumnya memiliki ekstensi .h, misalnya stdio.h, atau biasa disebut dengan file judul (header file)) berisi kode yang akan dilibatkan dalam program C (Pada program tertentu bisa saja tidak melibatkan file include).  Berikutnya, kode dalam file program sumber maupun kode pada file include akan dikompilasi oleh kompiler menjadi kode obyek.  Kode obyek ini disimpan pada file yang biasanya berekstensi .obj, atau .o (bergantung kepada lingkungan/environment sistem operasi yang dipakai). Kode obyek berbentuk kode mesin, oleh karena itu tidak dapat dibaca oleh pemrogram. Akan tetapi kode ini sendiri juga belum bisa dipahami komputer.  Supaya bisa dimengerti oleh komputer, maka kode obyek bersama-sama dengan kode obyek yang lain (kalau ada) dan isi file pustaka (library file, yaitu file yang berisi rutin untuk melaksanakan tugas tertentu. File ini disediakan oleh pembuat kompiler, biasanya memiliki ekstensi .lib) perlu dikaitkan (linking) dengan menggunakan linker, membentuk sebuah program yang executable (program yang dapat dijalankan/dieksekusi secara langsung dalam lingkungan sistem operasi). Program hasil linker ini disimpan dalam file yang disebut file executable, yang biasanya berekstensi .exe. 
3.       Struktur Penulisan Program C
Untuk dapat memahami bagaimana suatu program ditulis, maka struktur dari program harus dimengerti terlebih dahulu.  Tiap bahasa komputer mempunyai struktur program yang berbeda.  Struktur program memberikan gambaran secara luas, bagaimana bentuk program secara umum. Program C pada hakekatnya tersusun atas sejumlah blok fungsi. Sebuah program minimal mengandung sebuah fungsi. Fungsi pertama yang harus ada dalam program C dan sudah ditentukan namanya adalah main().  Setiap fungsi terdiri atas satu atau beberapa pernyataan, yang secara keseluruhan dimaksudkan untuk melaksanakan tugas khusus. Bagian pernyataan fungsi (sering disebut tubuh fungsi) diawali dengan tanda kurung kurawal buka ({) dan diakhiri dengan tanda kurung kurawal tutup (}). Di antara kurung kurawal itu dapat dituliskan statemen-statemen program C.  Namun pada kenyataannya, suatu fungsi bisa saja tidak mengandung pernyataan sama sekali. Walaupun fungsi tidak memiliki pernyataan, kurung kurawal haruslah tetap ada. Sebab kurung kurawal mengisyaratkan awal dan akhir definisi fungsi.  Berikut ini adalah struktur dari program C :

Bahasa C dikatakan sebagai bahasa pemrograman terstruktur karena strukturnya menggunakan fungsi-fungsi sebagai program-program bagiannya (subroutine).  Fungsi-fungsi yang ada selain fungsi utama (main()) merupakan program-program bagian.  Fungsi-fungsi ini dapat ditulis setelah fungsi utama atau diletakkan di file pustaka (library).   Jika fungsi-fungsi diletakkan di file pustaka dan akan dipakai di suatu program, maka nama file judulnya (header file)harus dilibatkan dalam program yang menggunakannya dengan preprocessor directive berupa #include.

4.       Pengenalan Fungsi-Fungsi Dasar
a.       Fungsi main()
Pada program C, main() merupakan fungsi yang istimewa. Fungsi main() harus ada pada program, sebab fungsi inilah yang menjadi titik awal dan titik akhir eksekusi program. Tanda { di awal fungsi menyatakan awal tubuh fungsi dan sekaligus awal eksekusi program, sedangkan tanda } di akhir fungsi merupakan akhir tubuh fungsi dan sekaligus adalah akhir eksekusi program. Jika program terdiri atas lebih dari satu fungsi, fungsi main() biasa ditempatkan pada posisi yang paling atas dalam pendefinisian fungsi. Hal ini hanya merupakan kebiasaan. Tujuannya untuk memudahkan pencarian terhadap program utama bagi pemrogram. Jadi bukanlah merupakan suatu keharusan.
b.       Fungsi printf().
Fungsi printf() merupakan fungsi yang umum dipakai untuk menampilkan suatu keluaran pada layar peraga. Untuk menampilkan tulisan
Selamat belajar bahasa C
misalnya, pernyataan yang diperlukan berupa:
printf(“Selamat belajar bahasa C”);
Pernyataan di atas berupa pemanggilan fungsi printf() dengan argumen atau parameter berupa string. Dalam C suatu konstanta string ditulis dengan diawali dan diakhiri tanda petik-ganda (“). Perlu juga diketahui pernyataan dalam C selalu diakhiri dengan tanda titik koma (;). Tanda titik koma dipakai sebagai tanda pemberhentian sebuah pernyataan dan bukanlah sebagai pemisah antara dua pernyataan. Tanda \ pada string yang dilewatkan sebagai argumen printf() mempunyai makna yang khusus. Tanda ini bisa digunakan untuk menyatakan karakter khusus seperti karakter baris-baru ataupun karakter backslash (miring kiri). Jadi karakter seperti \n sebenarnya menyatakan sebuah karakter. Contoh karakter yang ditulis dengan diawali tanda \ adalah:
   \”         menyatakan karakter petik-ganda
   \\          menyatakan karakter backslash
   \t          menyatakan karakter tab
Dalam bentuk yang lebih umum, format printf()
printf(“string kontrol”, daftar argumen);
dengan string kontrol dapat berupa  satu atau sejumlah karakter yang akan ditampilkan ataupun berupa penentu format yang akan mengatur penampilan dari argumen yang terletak pada daftar argumen. Mengenai penentu format di antaranya berupa:
%d         untuk menampilkan bilangan bulat (integer)
%f          untuk menampilkan bilangan titik-mengambang (pecahan)
%c          untuk menampilkan sebuah karakter
%s          untuk menampilkan sebuah string
Contoh:
#include <stdio.h>
void main( )
{
     printf(“No    : %d\n”, 10);
     printf(“Nama  : %s\n”, “Ali”);
     printf(“Nilai : %f\n”,80.5);
     printf(“Huruf : %c\n”,‘A’);
}
1.      Pengenalan Praprosesor #include
#include merupakan salah satu jenis pengarah praprosesor (preprocessor directive). Pengarah praprosesor ini dipakai untuk membaca file yang di antaranya berisi deklarasi fungsi dan definisi konstanta. Beberapa file judul disediakan dalam C. File-file ini mempunyai ciri yaitu namanya diakhiri dengan ekstensi .h. Misalnya pada program #include <stdio.h> menyatakan pada kompiler agar membaca file bernama stdio.h saat pelaksanaan kompilasi.
Bentuk umum #include :

#include “namafile”

Bentuk pertama (#include <namafile>) mengisyaratkan bahwa pencarian file dilakukan pada direktori khusus, yaitu direktori file include. Sedangkan bentuk kedua (#include “namafile”)menyatakan bahwa pencarian file dilakukan pertama kali pada direktori aktif tempat program sumber dan seandainya tidak ditemukan pencarian akan dilanjutkan pada direktori lainnya yang sesuai dengan perintah pada sistem operasi.
            Kebanyakan program melibatkan file stdio.h (file-judul I/O standard, yang disediakan dalam C). Program yang melibatkan file ini yaitu program yang menggunakan pustaka I/O (input-output) standar seperti printf().
2.      Komentar dalam Program
            Untuk keperluan dokumentasi dengan maksud agar program mudah dipahami di suatu saat lain, biasanya pada program disertakan komentar atau keterangan mengenai program.Dalam C, suatu komentar ditulis dengan diawali dengan tanda /* dan diakhiri dengan tanda */.
 Contoh :
              /* Tanda ini adalah komentar */

              #include <stdio.h>
             
  main()
  {
  printf(“Coba\n”);                           /* Ini adl program pertama */
  }
C.  Daftar Alat dan Bahan.
1.      CPU
2.      Monitor
3.      Keyboard
4.      Mouse
5.      Printer
6.      Job Sheet Praktikum

D. Langkah Kerja.
1.      Hidupkan Komputer sampai menyala dan mengeluarkan layar Windows.
2.      Pilih Start pada ujung kiri bawah monitor.
3.      Pilih Program.
4.      Pilih Program Turbo C atau TC for windows.
5.      Jika Layar Turbo C sudah keluar, Pilih File.
6.       Pilih News untuk membuka Program baru, atau open untuk membuka file program yang sudah dibuat sebelumnya.
7.      Ketik Program sesuai dengan di data program.
8.      Setelah selesai pengetikan, pilih file dan save as program tersebut dengan nama file sesuai keinginan praktikan.
9.      compile program tersebut untuk melihat kebenaran pengetikan program dan untuk mengubah file dengan extension .cpp menjadi file .hex, .bin dan. .obj.
10.  Setelah sukses dicompile maka pilih run untuk menjalankan program tersebut.
11.  Lihat hasilnya dimonitor dan catat, kemudian analisa hasil percobaan tersebut.
12.  Lakukan praktikum untuk file program berikutnya dengan cara yang sama.

E. Data Program
1.   Buatlah program yang akan menampilkan tulisan dilayar monitor :
      “ Selamat datang di Praktikum Dasar Komputer
              Laboratorium Komputer Teknik Elektro
                     Politeknik Negeri Lhokseumawe “
      Contoh :               
               #include <stdio.h>
               void main()
               {
printf(“Selamat datang di Praktikum Dasar Komputer\n”);
printf(“    Laboratorium Komputer Teknik Elektro\n”);
printf(”       Politeknik Negeri Lhokseumawe \n”);
}
2. Buatlah program dengan menggunakan tipe bilangan real presisi tunggal seperti berikut.
      Contoh
               #include<stdio.h>
               void main()
               {
               int jumlah;
               float harga_per_unit, harga_total;
               jumlah = 10;
               harga_per_unit = 17.5;
               harga_total = jumlah * harga_per_unit;
               printf(“Harga total = %f\n”, harga_total);
               }
           
3. Mencetak kalimat dalam beberapa baris.
#include <stdio.h>
void main()
{
printf("Pemrograman adalah sesuatu yg menyenangkan\n");
printf("Pemrograman bahasa C adalah lebih menyenangkan\n");
printf("Testing....\n..1\n...2\n....3\n");
}

4. Menghitung penjumlahan dan mencetak hasilnya
#include <stdio.h>
void main()
{
int jumlah;
jumlah = 1024 + 4096;
printf("Jumlah dari 1024 dengan 4096 adalah %d\n", jumlah);
}

5. Mengisi nilai variabel int, penjumlahan isi variabel dan mencetak hasilnya
#include <stdio.h>
void main()
{
int nilai1, nilai2, jumlah;
nilai1 = 1024;
nilai2 = 4096;
jumlah = nilai1 + nilai2;
printf("Jumlah dari %d dengan %d adalah %d\n", nilai1, nilai2, jumlah);
}

6. Mengisi variabel float, mengalikan isi variabel dan mencetak hasilnya
#include <stdio.h>

void main()
{
        float harga, total;
        int jumlah;

        harga = 132.055f;
        jumlah = 50;
        total = harga * jumlah;

        printf("Harga total = %f\n", total);
}

7. Menentukan hasil cetakan dengan lebar medan (field) yang tepat versi 1
#include <stdio.h>

void main()
{
        float bil = 2.5f, nomor = 33.567f;

        printf("Bilangan = %f\n", bil);
        printf("Nomor    = %f\n", nomor);
}

F.  Soal

1. Buatlah program untuk menampilkan tulisan di bawah ini :
PEMROGRAMAN BAHASA C
PRODI TEKNIK ELEKTRONIKA
JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
POLITEKNIK NEGERI LHOKSEUMAWE
DIPROGRAM OLEH : NAMAMU

2. Carilah kesalahan dalam program di bawah ini :
main ()
{
       INT jumlah;
      
       /* PERHITUNGAN HASIL
       jumlah = 25 + 37 - 19;

/* TAMPILKAN HASIL
       printf("Berapa hasil perhitungan 25 + 37 - 19 ?\n);
       printf("Jawabannya adalah %d\n" jumlah); 
}

3. Berapakah nilai jawaban yang ditampilkan oleh program di bawah ini :
#include <stdio.h>

void main()
{
        int jawab, hasil;

        jawab = 100;
        hasil = jawab - 10;

        printf("Jawabannya adalah %d\n", hasil + 6);
}


4. Buatlah program yang menampilkan tulisan :
      “Nama Saya       : nama praktikan
        NIM                 : NIM praktikum “
Dengan perintah printf terstruktur %s, dengan nama dan nim merupakan input dari user.
               (panduan : ingat program printf dan scanf)
               #include <stdio.h>
               void main ()
               {………
                …….
               }

5. Buatlah program yang menampilkan karakter yang merupakan masukan dari keyboard.
      (panduan :ingatlah useran printf )
               #include <stdio.h>
               #include<conio.h>
               main ();
               {
               char karakter;
               printf(“…
               karakter = getch();
               printf(“…,karakter);
               }


Wednesday, 22 October 2014

kali ini saya akan memposting Jenis - Jenis Topologi Jaringan Yang sering Digunakan Pada Saat ini
Topologi jaringan adalah, menjelsakan hubungan geometris antara unsur-unsur dasar penyusun jaringan, yaitu node, link, dan station.

Topologi Bus



Topologi Bus Merupakan topologi yang banyak digunakan pada masa penggunaan kabel sepaksi menjaur. dengan menggunakan T-Connector (dengan Terminator 50ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain.

kesulitan utama dari penggunaan kabel sepaksi adalah sulit untuk mengukur apakah kabel sepaksi yang digunakan benar-benar matching atau tidak. karena kalau tidak sungguh-sungguh diukur secara benar akan merusak NIC (network interface card) yang digunakan dan kinerja jaringan menjadi terhambat, tidak mencapai kemampuan maksimalnya. Topologi ini juga sering digunakan pada jaringan dengan basis fiber optic (yang kemudian digabungkan dengan topologi star untuk menghubungkan dengan client atau node).

Pada topologi bus dua ujung jaringan harus diakhiri dengan sebuah terminator. Barel connector dapat digunakan untuk memperluasnya. Jaringan hanya terdiri dari satu saluran kabel yang menggunakan kabel BNC. Komputer yang ingin terhubung ke jaringan dapat mengkaitkan dirinya dengan men tap Ethernetnya sepanjang kabel.

Installasi jaringan BUS sangat sederhana, murah dan maksimal terdiri atas 5-7 komputer. Kesulitan yang sering dihadapi adalah kemungkinan terjadinya tabrakan data karena mekanisme jaringan relatif sederhana dan jika salah satu node putus maka akan mengganggu inerja dan trafik seluruh jaringan.

Kelebihan dan Kekurangan dari topologi BUS

Kelebihan :

  • pengemabangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain.
  • Hemat kabel.
  • Layout kabel sederhana.

Kelemahan :

  • bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.
  • kepadatan pada jalur lalu lintas.
  • diperlukan Repeater untuk jarak jauh.
Topologi Ring


Topologi Ring adalah topologi jaringan berbentuk rangkaian titik yang masing-masing terhubung ke dua titik lainnya, sedemikian sehingga membentuk jalur melingkar membentuk cincin.
Pada Topologi cincin, masing-masing titik/node berfungsi sebagai repeater yang akan memperkuat sinyal disepanjang sirkulasinya, artinya masing-masing perangkat saling bekerjasama untuk menerima sinyal dari perangkat sebelumnya kemudian meneruskannya pada perangkat sesudahnya, proses menerima dan meneruskan sinyal data ini dibantu oleh TOKEN.

TOKEN berisi informasi bersamaan dengan data yang berasal dari komputer sumber, token kemudian akan melewati titik/node dan akan memeriksa apakah informasi data tersebut digunakan oleh titik/node yang bersangkutan, jika ya maka token akan memberikan data yang diminta oleh node untuk kemudian kembali berjalan ke titik/node berikutnya dalam jaringan. Jika tidak maka token akan melewati titik/node sambil membawa data menuju ke titik/node berikutnya. proses ini akan terus berlangsung hingga sinyal data mencapi tujuannya.
Dengan cara kerja seperti ini maka kekuatan sinyal dalam aliran data dapat terjaga. Kemampuan sinyal data dalam melakukan perjalanan disepanjang lingkaran adalah hal yang sangat vital dalam Topologi cincin.

Pada topologi cincin, komunikasi data dapat terganggu jika satu titik mengalami gangguan. Jaringan FDDI mengantisipasi kelemahan ini dengan mengirim data searah jarum jam dan berlawanan dengan arah jarum jam secara bersamaan. Topologi ring digunakan dalam jaringuhkan saat komputer yang terhubung ke jaringan dalam jumlah yang banyak.

Kelebihan dan Kekurangan

Kelebihan:
  •  Mudah untuk dirancang dan diimplementasikan
  •  Memiliki performa yang lebih baik ketimbang topologi bus, bahkan untuk aliran data yang berat sekalipun.
  • Mudah untuk melakukan konfigurasi ulang dan instalasi perangkat baru.
  • Mudah untuk melakukan pelacakan dan pengisolasian kesalahan dalam jaringan karena menggunakan konfigurasi point to point
  • Hemat kabel
  • Tidak akan terjadi tabrakan pengiriman data (collision), karena pada satu waktu hanya satu node yang dapat mengirimkan data
Kelemahan:
  • Peka kesalahan, sehingga jika terdapat gangguan di suatu node mengakibatkan terganggunya seluruh jaringan. Namun hal ini dapat diantisipasi dengan menggunakan cincin ganda (dual ring).
  • Pengembangan jaringan lebih kaku, karena memindahkan, menambah dan mengubah perangkat jaringan dan mempengaruhi keseluruhan jaringan.
  • Kinerja komunikasi dalam jaringan sangat tergantung pada jumlah titik/node yang terdapat pada jaringan.
  • Lebih sulit untuk dikonfigurasi ketimbahng Topologi bintang
  • Dapat terjadi collision[dua paket data tercampur]
  • Diperlukan penanganan dan pengelolaan khusus bandles

Wednesday, 1 October 2014

OS Terbaru Microsoft Bukan windows 9, Tetapi Windows 10



Microsoft akhirnya mengumumkan sistem operasi terbarunya. Di luar dugaan, nama sistem operasi ini bukan Windows 9!
Setelah sempat beredar kabar bahwa Windows 9 akan dirilis pada April 2015, kemarin (30/9) waktu Pasifik Amerika Serikat, Microsoft mengumumkan kehadiran sistem operasi terbarunya yang diberi nama Windows 10. Tidak ada penjelasan khusus mengapa Microsoft memilih nama Windows 10, alih-alih Windows 9, sebagai  penerus sistem operasi yang ada saat ini, Windows 8.
Dalam rilis resminya, Terry Myerson, Executive Vice President of The Operating Systems Group Microsoft, mengungkapkan, “Windows 10 merupakan langkah pertama dari generasi Windows yang benar-benar baru yang memberikan pengalaman baru dalam bekerja, bermain, dan terhubung”.
Microsoft melanjutkan konsep pengembangan satu sistem operasi untuk semua platform. Oleh karena itu, Windows 10 juga akan bisa berjalan pada beragam perangkat – mulai dari Internet of Things sampai server di berbagai datacenter. Dari perangkat yang mempunyai layar 4 inci, 80 inci, bahkan perangkat yang tanpa layar juga bisa menjalankan Windows 10. Termasuk perangkat yang menggunakan layar sentuh dan stylus, mouse dan keyboard, controller dan gesture, atau perangkat yang bisa menggunakan beberapa input.
Beberapa perbaikan dan pembaruan yang ada di Windows 10 di antaranya Start Menu yang berfungsi penuh seperti pada Windows 7, integrasi yang lebih baik pada imput layar sentuh dengan keyboard dan mouse, aplikasi yang di-download dari Windows Store bisa berjalan sama seperti program desktop, dan virtual desktop.
Fitur-fitur Windows 10 lainnya yang sudah tersebar luas bocorannya seperti Cortana tetap akan tersedia. Selain itu, tampilannya juga tidak akan jauh berbeda seperti bocoran screenshot Windows 9 yang beredar belum lama ini.

Meski sudah diumumkan, Windows 10 belum akan tersedia untuk umum. Pasalnya, Windows 10 yang diumumkan ini adalah versi Technical Preview. Microsoft mendistribusikan Windows 10 Technical Preview ini untuk kalangan terbatas mulai 1 Oktober. Belum ada keterangan pula mengenai harga Windows 10 ini.

PERBEDAAN ANTARA BLOG DENGAN WEBSITE

10 PERBEDAAN ANTARA BLOG DENGAN WEBSITE


Perbedaan antara blog dan website cukup membingungkan bagi sebagian besar orang. Sebagian orang merasa bingung antara blog dan website sementara yang lain ada yang belum mengerti tentang keduanya. Dalam rangka untuk menghapus pandangan Anda tentang blog dan website, kami akan berbagi pengetahuan tentang perbedaan antara Blog dan Website. Sebuah blog dan website memang sama sekali berbeda dalam banyak hal. Anda tidak bisa menganggap keduanya itu satu hal yang sama! Untuk memiliki perspektif yang jelas mengenai keduanya, mari kita lihat perbedaannya di bawah ini.

1. Menurut Dari Wikipedia

Menurut Wikipedia, blog adalah sebuah situs diskusi yang terdiri dari enteri diskrit yang dipublikasikan di WWW (World Wide Web). Sementara website adalah sekumpulan halaman web terkait yang disajikan dari satu domain.
"Blog merupakan kontradiksi dari web log"
"Website merupakan kontradiksi dari situs di web"

2.  Berdasarkan Dari Kontennya

Sebuah blog dapat berisi berbagai macam konten. Topik-topik posting dapat berupa bahasan mengenai teknologi, fashion, produk tertentu, atau mengenai aktor dan atlet tertentu dengan sensasi yang baru. Sebuah blog bertindak seperti sebuah majalah digital dengan berbagai kejutan bagi pembacanya setiap hari. Di sisi lain, sebuah website mewakili satu produk, satu orang, dan teknologi yang serupa. Dengan kata lain, website memiliki isi dengan genre serupa.

3.  Formal dan Informal Konten

Blog dan Website menggunakan nada yang berbeda untuk menangani pembacanya. Website ini umumnya menggunakan nada atau bahasa formal untuk menggambarkan isinya sementara blog biasanya menggunakan nada atau bahasa yang jauh lebih sederhana dan informal untuk deskripsi kontennya.

4.  Coding

Ketika membicarakan blog dan website, orang biasanya takut dengan coding. Jika Anda memilih blog, Anda tidak perlu khawatir! Untuk menciptakan sebuah blog, Anda tidak perlu seorang yang ahli di bidang pengkodean. Anda cukup mendownload template dan memulai dengan belajar dasar-dasar pengkodean. Berbeda dengan website, Anda harus paham dan mengerti pengkodean seperti HTML5, CSS3, PHP, dan lain-lain.

5.  Daftar Konten

Sebuah blog memiliki daftar kronologis postingan. Semua tulisan yang telah Anda buat disusun dari yang terbaru sampai terlama. Setiap kali Anda mengunjungi sebuah blog biasanya Anda langsung menemui daftar beberapa konten yang pernah diposting oleh pemiliknya. Sementara bila Anda mengunjungi website, Anda tidak akan menemui daftar itu. Data yang ada dalam website biasanya statis.

6.  Homepage

Untuk blog dan website, homepage sama sekali berbeda. Dalam sebuah website, homepage menjelaskan isi dasar situs web. Ini akan memberitahu pengunjung tentang jenis produk yang ditawarkan oleh website itu. Namun, homepage blog dibanjiri berbagai tulisan yang telah diposting.

7.  Rating

Sebuah blog sebagian besar dianggap aktif tergantung pada jumlah pengunjung aktif yang dimilikinya. Jumlah pembaca menentukan peringkat blog. Sebuah rating yang baik sangat penting untuk blog untuk berhasil dan mendapatkan lalu lintas sebanyak mungkin. Di sisi lain, sebuah website tidak dipengaruhi oleh hal-hal seperti pada blog.

8.  Waktu

Waktu yang tepat sangat penting untuk sebuah blog yang sukses! Anda perlu mengirim posting Anda biasanya antara pukul 08.00 sampai jam 12.00 untuk menarik pembaca ke blog Anda. Namun pada website, waktu tidak ada hubungannya dengan itu. Website itu tidak tergantung pada waktu.

9.  Interaksi Pengguna

Keluar dari blog dan website, blog dianggap lebih interaktif. Blog menawarkan pengunjung berupa opsi untuk berkomentar, menyukai, dan membagikan postingan. Sementara website biasanya admin memblok komentar sehingga membuat website kurang interaktif.

10. Search Engine


Setiap kali pengguna mencari menggunakan mesin pencari tertentu, maka blog yang akan dicari lebih banyak dibandingkan dengan website. Karena isi blog terus berubah, itu menyebabkan mesin pencari melakukan pencarian lebih banyak pada blog. Namun isi website ini statis sehingga website memiliki pencarian yang terbatas.

FITUR-FITUR YANG TERDAPAT PADA WINDOWS 10


1.       Aplikasi Store
Diharapkan dengan adanya store ini membuat pengguna Windows akan lebih mudah mendapatkan software yang dibutuhkan dan tentunya software yang sudah disertifikasi oleh Microsoft sendiri.

2.       Start Menu
Kehadiran Start Menu di Windows 10 merupakan sebuah tanggapan yang sangat bagus dari Microsoft karena banyak yang mengeluhkan hilangnya start menu di windows 8.

3.       Continuum Mode
bentuk baru dari start screen dimana Windows 10 dapat mendeteksi hardware yang kamu gunakan dan membuat user interface beradaptasi untuk menyesuaikan dengan kebutuhan kamu.

4.       Peningkatan pada Search
Masih di sekitar area Start Menu, kolom search bisa digunakan untuk pencarian file atau data di dalam komputer atau melakukan pencarian langsung ke internet.

5.       Multitasking
Multitasking juga sekarang lebih sederhana dibentuk dalam tampilan Task View yang ditempatkan di taskbar yang akan memperlihatkan tampilan dari software yang sedang kamu jalankan.

6.       Multiple Desktop
Pengguna Windows seringkali memenuhi desktopnya dengan file ataupun shortcut hingga background tidak terlihat lagi. Pada Windows 10, pengguna dapat menggunakan lebih dari 1 desktop yang tentunya dapat dikhususkan untuk penggunaan tertentu.

Perkiraan Windows 10 akan dirilis sekitar pertengahan tahun 2015 atau sekitar kuartal dua di 2015, yang sekarang ada dikhususkan untuk developer dan untuk harga Windows 10 masih belum ditentukan.